Selamat jalan kura – kura keduaku
Kemarin tepatnya tanggal 11 Desember 2009, acilku memberikan seekor kura kura tanpa rumah (sudah dikasih kura kura masa minta rumahnya juga sih) kepada saya. Tapi anehnya si kura – kura tampak terlihat lesu dan karapasnya (cangkang kura – kura) lembek sekali jika disentuh dan warna karapasnya tidak lagi hijau. Kuat dugaan acilku ini tidak pernah menjemur kura – kuranya dibawah terik matahari (emang pakaian dijemur). Malam harinya kura – kura pemberian ini kuberi makan dengan pelet untuk kura – kura. Tapi anehnya dia tak menyetuhnya sama sekali. Karena takut dia mati kelaparan, maka kusuapin dia secara paksa (ih sadis banget) dengan pelet unutk kura – kura. Walaupun peletnya udah berada di dalam mulutnya (gara – gara kusuapin paksa), dia gak mau menelannya. Karena kehabisan akal maka kubiarkan kura – kura itu sendiri dulu.
Besok paginya kura – kuraku kujemur di bawah terik matahari. Setelah itu kuberi lagi makan tapi tetap saja dia tidak mau memakannya. Sorenya setelah pulang sekolah kusempatkan diriku untuk melihat kura – kuraku, tapi anehnya kura – kuraku tidak bergerak sama sekali, tadinya kupikir dia lagi tidur ato semacamnya lah! tapi saat ku angkat dari aquarium terlihat di tidak bergerak sama sekali, dan keyakinanku makin bertambah bahwa kura – kuraku sudah mati. Padahal aku baru saja memliharanya selama satu hari tapi dia begitu cepat meninggalkan aku. Aku merasa bersalah, tapi apa daya jika kematian telah menjemputnya. Aku berharap agak dirimu dapat tenang di dunia sana.



ngakak loh kak baca yang ini! nda bisa berenti ketawa naha aku! HAHAHAHAHAHHA XD
apanya juga yg lucu
hahaha, ngambeek :p tp lucuww memang kok
hihi